Langsung ke konten utama

Kutipan

★ MENEMUKAN KAMU ★
Setiap orang pernah mengalami masa-masa menyakitkan dalam kehidupannya. Bagi sebagian orang, salah satu masa menyakitkan itu hadir dalam proses menemukan pasangan hidupnya. Bagiku, masa itu juga hadir dalam proses menemukan kamu. Jika posisi orang ketiga suka diidentikan dengan posisi ‘setan’ yang menggoda sepasang laki-laki dan perempuan yang masih belum halal, maka kamu adalah ‘setan’ yang memenangkan hatiku. Hehe. Tentu bukan perilakumu yang aku maksud, kalau itu perilakumu aku sudah menolakmu mentah-mentah. Yang aku maksud adalah posisimu, laki-laki ketiga yang berproses denganku untuk hidup menggenap. Dan dua laki-laki sebelum kamulah yang aku maksud, yang menyumbangkan masa menyakitkan dalam perjalananku menemukan kamu.
Laki-laki kedua tidak terlalu menyumbangkan rasa sakit dalam perjalananku itu. Mungkin karena aku sudah punya pengalaman yang lebih menyakitkan dengan laki-laki pertama. Laki-laki kedua hanyalah jenis laki-laki klasik dengan kriterianya yang selangit, tapi tak berani mengambil keputusan, tak bisa memberikan kepastian. Padahal, aku sudah berharap banyak padanya. Setelah bilang aku cukup sesuai dengan kriterianya, dia meminta waktu untuk menentukan mau lanjut berproses denganku apa tidak. Satu minggu berlalu, dia masih belum memberi keputusan. Dua minggu berlalu, dia minta perpanjangan waktu. Tiga minggu berlalu, dia masih ragu. Memasuki minggu keempat, aku yang akhirnya mengambil keputusan. Keputusan untuk menyudahi segala proses dengannya. Tentu aku tak mau menunggu sampai hari kiamat, bukan?
→Kutipan Buku Genap, Nazrul Anwar←




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alhamdulillah, hari ini Allah memberi aku kesempatan istirahat di kos, istirahat dari rutnitas yang akhir-akhir ini sering aku jalani karena adanya pagelaran tari. Ya..., Allah memang tahu apa yang dibutuhkan hamba-Nya , disaat staminaku mulai terkuras, Allah mengizinkan aku untuk memulihkan keadaanku, Alhamdulillah......

^-^

Lihatlah Ibu, untuk hal-hal kecil saja aku masih memerlukanmu. Dulu hingga sekarang perkataan dan ucapanmu selalu saja bisa membuatku tenang. Padahal itu hanya sekedar perkataan, apakah setiap kata yang keluar darimu adalah sebuah mantra Bu? (^.^) Aku bukan terlalu memiliki apa yang menjadi hakku, tapi aku hanya berusaha menjaga hadiah yang diberikan orang-orang padaku, terutama dari Ibuku, jadi bisakah setiap orang di dunia ini bertanggung jawab atas apa yang dipinjamnya? 

Materi Pertama :)

Pada tanggal 15 Maret 2015 bertempat di lingkungan Kampus UNISSULA diadakan pertemuan antara anggota senior FLP dengan calon anggota baru. Peserta yang mengikuti oprec kali ini di luar dugaan para senior, dikarenakan cukup banyak peserta hadir. Suasana kampus yang asri dan sejuk menambah ketertarikan peserta mendengarkan materi yang disampaikan Kak Agung. Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu ini memberikan banyak ilmu baru bagi peserta. Kegiatan diawali  pembukaan dan tilawah yang dipimpin oleh Mas Ma'rus sebagai pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan. Penyampaian materi yang dilakukan oleh Mas Agung merupakan pengalaman yang pernah beliau lalui. Mas Agung yang bekerja di SDI Harapan Bunda ini menyampaikan 4 poin tentang menulis. Setiap peristiwa yang ada di sekitar kita dapat menjadi bahan tulisan yang nantinya berharga, jadi tulislah semua hal yang terjadi dalam kehidupanmu. Setiap orang memiliki anggapan yang berbeda mengenai jenis tulisan ilmiah atau fiksi...