Langsung ke konten utama

Diktang





Dan akhirnya aku kembali lagi mebuka blogku :D. Ada yang tahu boneka apa itu? Hmmm, aku menyebutnya boneka Kidy. Boneka ini aku dapatkan setelah menjalani diklatsar dan gladi tangguh selama 10 hari, ya ternyata menjadi seorang penolong itu tidak semudah omongan belaka, salut untuk para relawan bencana di luar sana (Y). Pengalaman dan ilmu tentunya banyak aku dapat dari diklatsar dan gladi tangguh. Mendengarkan materi dan melakukan simulasi, sungguh pengalaman berharga, walau rasanya capai di badan. Tapi dari serentetan kegiatan, entah mengapa, yang paling berkesan bagiku saat hari simulasi, tempat penyampaian materi yang berbeda, suasana berbeda lingkungan berbeda, suasana hati berbeda, #eh :P , dan tentunya simulasi bencana, karena belum pernah melakukan simulasi, aku menjadi bersemangat menjalaninya ya walaupun bukan hanya karena rasa penasaran saja yang membuatku bersemangat :D .

Di dalam aula salah satu SD di Semarang ini aku juga mendapatkan pemahaman baru layaknya perkataan Ran pada Sonoko saat itu :P. Kita kembali ke topik, baru memasuki ruangan aula saja, aku merasakan suasana yang berbeda, baru dari pada biasanya, di sekeliling ruangan dipenuhi dengan hasil karya lucu anak-anak SD, sementara dari jendela dan pintu tampak beberapa anak melongok melihat acara yanga ada di dalam aula, polosnya mereka mungkin tidak sama ketika zaman aku kecil dulu, karena di era sekarang ini banyak sekali sinetron yang tak layak ditonton oleh anak-anak, sedangkan tayangan untuk anak hampir punah :3 . Meskipun begitu rasanya masih ada yang kurang, ada perasaan jenuh, mungkin karena lelah.... , semangat diktang adik2ku :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alhamdulillah, hari ini Allah memberi aku kesempatan istirahat di kos, istirahat dari rutnitas yang akhir-akhir ini sering aku jalani karena adanya pagelaran tari. Ya..., Allah memang tahu apa yang dibutuhkan hamba-Nya , disaat staminaku mulai terkuras, Allah mengizinkan aku untuk memulihkan keadaanku, Alhamdulillah......

^-^

Lihatlah Ibu, untuk hal-hal kecil saja aku masih memerlukanmu. Dulu hingga sekarang perkataan dan ucapanmu selalu saja bisa membuatku tenang. Padahal itu hanya sekedar perkataan, apakah setiap kata yang keluar darimu adalah sebuah mantra Bu? (^.^) Aku bukan terlalu memiliki apa yang menjadi hakku, tapi aku hanya berusaha menjaga hadiah yang diberikan orang-orang padaku, terutama dari Ibuku, jadi bisakah setiap orang di dunia ini bertanggung jawab atas apa yang dipinjamnya? 

Materi Pertama :)

Pada tanggal 15 Maret 2015 bertempat di lingkungan Kampus UNISSULA diadakan pertemuan antara anggota senior FLP dengan calon anggota baru. Peserta yang mengikuti oprec kali ini di luar dugaan para senior, dikarenakan cukup banyak peserta hadir. Suasana kampus yang asri dan sejuk menambah ketertarikan peserta mendengarkan materi yang disampaikan Kak Agung. Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu ini memberikan banyak ilmu baru bagi peserta. Kegiatan diawali  pembukaan dan tilawah yang dipimpin oleh Mas Ma'rus sebagai pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan. Penyampaian materi yang dilakukan oleh Mas Agung merupakan pengalaman yang pernah beliau lalui. Mas Agung yang bekerja di SDI Harapan Bunda ini menyampaikan 4 poin tentang menulis. Setiap peristiwa yang ada di sekitar kita dapat menjadi bahan tulisan yang nantinya berharga, jadi tulislah semua hal yang terjadi dalam kehidupanmu. Setiap orang memiliki anggapan yang berbeda mengenai jenis tulisan ilmiah atau fiksi...