Langsung ke konten utama

?

Kau tahu? Aku sudah bertahun-tahun membelengggu rasa ini agar tidak nampak dan menjadi-jadi. Betapa susahnya memperbaiki diri, berusaha menjadi orang baik, bukan hanya di depan orang lain, tapi benar-benar baik menurut agama. Pernah mendengar pernyataan “ketika kau takut melakukan sesuatu karena takut riya’ , justru kau sudah riya’” ? Aku pertama kali mendengarnya dari murabbiku, dan yang kedua dari status tetangga sebelah. Aku sendiri tak tahu makna sebenarnya dalam pernyataan ini, dan aku takut aku sudah menjadi orang yang riya’ , karena aku sering mengurungkan niatku untuk melakukan sesuatu karena takut riya’. Atau mungkin aku takut dikira oleh orang lain riya’? Jadi apakah aku sudah termasuk orang yang riya’? Ya Allah lindungi aku dari penyakit hati, dari pikiran buruk, dari sikap dan perilaku buruk. Jadi apakah aku sudah termasuk orang yang riya’? Atau aku hanya memandang dari segi yang berbeda? Ataukah aku hanya mengantisipasi agar aku tidak berperilaku riya’? Atau seperti apa??????????????

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alhamdulillah, hari ini Allah memberi aku kesempatan istirahat di kos, istirahat dari rutnitas yang akhir-akhir ini sering aku jalani karena adanya pagelaran tari. Ya..., Allah memang tahu apa yang dibutuhkan hamba-Nya , disaat staminaku mulai terkuras, Allah mengizinkan aku untuk memulihkan keadaanku, Alhamdulillah......

^-^

Lihatlah Ibu, untuk hal-hal kecil saja aku masih memerlukanmu. Dulu hingga sekarang perkataan dan ucapanmu selalu saja bisa membuatku tenang. Padahal itu hanya sekedar perkataan, apakah setiap kata yang keluar darimu adalah sebuah mantra Bu? (^.^) Aku bukan terlalu memiliki apa yang menjadi hakku, tapi aku hanya berusaha menjaga hadiah yang diberikan orang-orang padaku, terutama dari Ibuku, jadi bisakah setiap orang di dunia ini bertanggung jawab atas apa yang dipinjamnya? 

Materi Pertama :)

Pada tanggal 15 Maret 2015 bertempat di lingkungan Kampus UNISSULA diadakan pertemuan antara anggota senior FLP dengan calon anggota baru. Peserta yang mengikuti oprec kali ini di luar dugaan para senior, dikarenakan cukup banyak peserta hadir. Suasana kampus yang asri dan sejuk menambah ketertarikan peserta mendengarkan materi yang disampaikan Kak Agung. Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu ini memberikan banyak ilmu baru bagi peserta. Kegiatan diawali  pembukaan dan tilawah yang dipimpin oleh Mas Ma'rus sebagai pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan. Penyampaian materi yang dilakukan oleh Mas Agung merupakan pengalaman yang pernah beliau lalui. Mas Agung yang bekerja di SDI Harapan Bunda ini menyampaikan 4 poin tentang menulis. Setiap peristiwa yang ada di sekitar kita dapat menjadi bahan tulisan yang nantinya berharga, jadi tulislah semua hal yang terjadi dalam kehidupanmu. Setiap orang memiliki anggapan yang berbeda mengenai jenis tulisan ilmiah atau fiksi...