Langsung ke konten utama

Give Me My Smile 😊

Aku lupa membuat diriku baik-baik saja. Mengesampingkan luka dan menggantinya jadi bahagia. Aku lupa bahwa aku hanya manusia yang memiliki hak sama dengan lainnya, iya untuk bahagia, membahagiakan diri sendiri. Lagi, akhirnya aku terjungkal dalam hal yang sama, hanya saja kini lebih dari yang lalu. Karena yang datang di saat aku tak baik-baik saja, lalu membuatku terlena hingga lupa bahwa ini hanya sementara dan mungkin pura-pura. Tapi akhirnya aku tahu, ini yg terbaik untuk semua, pura-pura tidak ada apa-apa, lalu perlahan melupakan semuanya. Lagi, aku lupa bahwa bercerita yang baik hanya pada diri sendiri dan Sang Pencipta. Semuanya terkadang hanya akan membuat cerita lebih rumit, yaa seperti sekarang. Tapi akhirnya aku bangun, aku ingat, aku tak berkewajiban menyelesaikannya, jadi kurasa aku hanya harus mengesampingkannya, lalu hingga lupa bahwa aku pernah tidak baik-baik saja. Mari bahagia, karena aku berhak mengatur ceritaku dibanding orang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alhamdulillah, hari ini Allah memberi aku kesempatan istirahat di kos, istirahat dari rutnitas yang akhir-akhir ini sering aku jalani karena adanya pagelaran tari. Ya..., Allah memang tahu apa yang dibutuhkan hamba-Nya , disaat staminaku mulai terkuras, Allah mengizinkan aku untuk memulihkan keadaanku, Alhamdulillah......

^-^

Lihatlah Ibu, untuk hal-hal kecil saja aku masih memerlukanmu. Dulu hingga sekarang perkataan dan ucapanmu selalu saja bisa membuatku tenang. Padahal itu hanya sekedar perkataan, apakah setiap kata yang keluar darimu adalah sebuah mantra Bu? (^.^) Aku bukan terlalu memiliki apa yang menjadi hakku, tapi aku hanya berusaha menjaga hadiah yang diberikan orang-orang padaku, terutama dari Ibuku, jadi bisakah setiap orang di dunia ini bertanggung jawab atas apa yang dipinjamnya? 

Materi Pertama :)

Pada tanggal 15 Maret 2015 bertempat di lingkungan Kampus UNISSULA diadakan pertemuan antara anggota senior FLP dengan calon anggota baru. Peserta yang mengikuti oprec kali ini di luar dugaan para senior, dikarenakan cukup banyak peserta hadir. Suasana kampus yang asri dan sejuk menambah ketertarikan peserta mendengarkan materi yang disampaikan Kak Agung. Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu ini memberikan banyak ilmu baru bagi peserta. Kegiatan diawali  pembukaan dan tilawah yang dipimpin oleh Mas Ma'rus sebagai pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan. Penyampaian materi yang dilakukan oleh Mas Agung merupakan pengalaman yang pernah beliau lalui. Mas Agung yang bekerja di SDI Harapan Bunda ini menyampaikan 4 poin tentang menulis. Setiap peristiwa yang ada di sekitar kita dapat menjadi bahan tulisan yang nantinya berharga, jadi tulislah semua hal yang terjadi dalam kehidupanmu. Setiap orang memiliki anggapan yang berbeda mengenai jenis tulisan ilmiah atau fiksi...